Hadiah orang tua sebagai pembunuh bagi anaknya.


Jika melihat perbandingan penduduk dengan jumlah sepeda motor di Jakarta ini hampir “sama”, bagaimana tidak?! karena setiap keluarga memiliki sepeda motor, bahkan lebih dari satu loh. Hal ini terjadi dengan menggunakan sepeda motor kita bisa dengan cepat pergi ke tempat tujuan, bahkan lebih hemat apabila dibandingkan dengan angkutan umum untuk sampai ke satu tujuan.

Bahkan pabrik sepeda motor juga berlomba-lomba untuk mencapai penjualan tertinggi setiap tahun, tentu dengan uang muka (DP) yang beragam, bahkan lebih parahnya lagi, saat hari raya tertentu tanpa DP sepeda motor sudah bisa dibawa konsumen ke rumah sendiri. Saya tidak mengetahui secara pasti apakah ada pembatasan jumlah produksi sepeda motor dari pemerintah/tidak, seharusnya jika memang “ada”, peraturan tersebut harus benar-benar dipatuhi oleh pabrik sepeda motor.

Setiap hari mungkin kita tidak bisa luput dari pandangan para anak-anak muda yang belum layak menggunakan sepeda motor sudah hilir mudik di jalanan ibu kota, parahnya lagi tanpa menggunakan helm dengan membonceng temannya satu orang atau bahkan 2 orang sekaligus, berbahaya sekali. Hal ini harusnya menjadi perhatian orang tua agar lebih waspada/bijaksana sebelum memutuskan hadiah sepeda motor kepada anaknya, kalau tidak mau anaknya menjadi salah satu korban kecelakaan di jalan raya.

Melalui pengalaman diatas, penulis sampai saai ini berpikir dua kali untuk membelikan sepeda motor kepada istri tercinta sebagai alat transportasinya ke tempat kerja, karena kecelakaan itu tidak hanya disebabkan oleh diri sendiri, namun bisa juga disebabkan oleh pengendara yang lain.

 

 

Semoga semakin banyak orang tua yang lebih peduli akan keselamatan anaknya & jangan disesatkan dengan paradigma yang salah “bangga karena anaknya sudah bisa mengendarai sepeda motor”.

 

 

 

 

Published in: on 28 September 2012 at 4:00 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: