Jalan rusak vs Helm SNI


Keharusan bagi pengendara sepeda motor untuk memakai helm SNI sudah diterapkan semenjak 1 April 2010 yang lalu & para pengendara roda dua rela berdesak-desakan untuk mendapatkan helm gratis di senayan satu minggu sebelum peraturan tersebut benar-benar di terapkan & juga mengunjungi berbagai toko assesoris helm, karena disana helm lama dapat ditukarkan dengan Helm berlogo SNI. Semua itu dilakukan untuk menghindari denda Rp 250 rb jika tidak menggunakan Helm SNI (Standard Nasional Indonesia).

Mohon bagi pihak kepolisian jangan hanya fokus pada pengendara yang tidak menggunakan helm SNI  dilapangan untuk ditindak, tetapi juga harus bekerjasama dengan Dishub untuk memperbaiki kualitas jalan raya karena tidak susah bagi kita untuk menemui jalan-jalan yang berlubang diberbagai titik ibukota jakarta dan hal ini akan terus bertambah jika musim hujan mulai datang.

Jalan raya yang rusak bisa jadi neraka buat para pengendara sementara surga buat para makelar pajak.

maslandonal2002@gmail.com

Published in: Tak Berkategori on 29 April 2010 at 8:33 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://mdpanjaitan.wordpress.com/2010/04/29/jalan-rusak-vs-helm-sni/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: