Khasiat Bawang Putih


Bawang putih adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan.

Bawang putih digunakan sebagai bumbu yang digunakan hampir di setiap makanan dan masakan Indonesia. Sebelum dipakai sebagai bumbu, bawang putih dihancurkan dengan ditekan dengan sisi pisau (dikeprek) sebelum dirajang halus dan ditumis di penggorengan dengan sedikit minyak goreng. Bawang putih bisa juga dihaluskan dengan berbagai jenis bahan bumbu yang lain. Bawang putih mempunyai khasiat sebagai antibiotik alami di dalam tubuh manusia, pernah beberapa kali memakanya dengan mentah

Para peneliti baru-baru ini mengumumkan bahwa bawang putih segar bisa melindungi jantung. Membiasakan konsumsi bawang putih segar bisa menghindarkan Anda dari kunjungan dokter akibat kena penyakit jantung.

Sejak dulu, bawang putih memang banyak dimanfaatkan oleh para ahli obat di seluruh belahan dunia. Di China dan India, bawang putih digunakan sebagai obat untuk menurunkan tekanan darah.

Hippocrates, bapak pengobatan moderen pun menggunakannya untuk mengatasi kanker serviks (kanker leher rahim). Louis Paster menjadikannya sebagai antibakteri dan antijamur, sedangkan Albert Schweitzer dari Afrika memanfaatkannya sebagai obat disentri.

Kini, para tim peneliti dari Cardiovascular Research Center at the University of Connecticut School of Medicine pun berhasil mempelajari khasiat bawang putih untuk jantung.

“Bawang putih yang masih segar mengandung hidrogen sulfida. Meskipun gas ini dalam jumlah berlebih bisa menjadi racun, namun dalam jumlah kecil berfungsi sebagai bahan pelindung intraseluler dalam jantung,” ujar Dipak K. Das, PhD, ScD seperti dikutip dari Health, Kamis (3/9/2009).

Karena gas hidrogen sulfida berumur sangat pendek, maka ia akan hilang saat proses pengolahan, pengeringan atau pemasakan. Bawang putih memang memiliki efek antioksidan yang dapat melawan radikal bebas, tapi efek itu akan hilang seiring dengan proses-proses tersebut.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry itu meneliti dua grup tikus yang dijadikan sebagai bahan percobaan dan menemukan perbedaan signifikan antara tikus yang mengonsumsi bawang putih segar dan yang dikeringkan.

“Serangan jantung dipicu karena rendahnya suplai oksigen ke tubuh. Bawang putih yang masih segar ternyata lebih baik dalam mengurangi kerusakan akibat rendahnya suplai oksigen tersebut ketimbang bawang yang sudah dikeringkan,” ujar Das.

“Bawang putih segar juga menghasilkan darah yang lebih bersih di dalam pembuluh darah aorta,” lanjut Das.

Jika Anda ingin memiliki jantung yang sehat, tidak ada salahnya mencoba. Menurut herbalis David Winston dan Merrily A. Kuhn, RN, PhD dari Herbal Therapy & Supplements, cara enak mengonsumsi bawang putih segar adalah dengan mengirisnya satu butir, biarkan 10 menit dan campur dengan yogurt, madu atau bahan lainnya. Jika Anda khawatir bau mulut, cobalah kunyah daun peterseli untuk menghilangkan aromanya.

Pernah makan bawang putih mentah? Duh, cuma sedikit orang yang mau. Rasanya getir. Aromanya menyengat. Maka, bawang putih umumnya cuma untuk bumbu — paling penting — untuk memasak.

Namun, bila sobat ingin khasiat optimal bawang putih lebih terasa, pertimbangkan memakannya secara langsung, dalam bentuk utuh dan segar.

Kata riset yang dimuat American Chemical Society’s Journal of Agricultural and Food Chemistry, bawang putih segar akan memberi manfaat lebih besar bagi kesehatan dibandingkan bawang yang telah diolah atau dicampur bahan lain.

Besarnya manfaat bawang putih segar diungkap para peneliti Jepang yang membandingkan bawang putih segar dengan bawang yang dilarutkan dalam air, alkohol, dan minyak sayur. Dengan beragam metode penyajian ini, peneliti ingin sejauh mana pengaruhnya terhadap bahan atau kandungan kunci dalam bawang putih yang disebut allicin.

Allicin merupakan kandungan kimia aktif dalam bawang putih yang menyebabkan tanaman umbi ini beraroma sangat khas. Senyawa ini juga dikenal memiliki khasiat sebagai pembunuh kuman atau antibakteri. Sejumlah riset menunjukkan allicin membantu mengatasi infeksi dan melawan bakteri penyebab racun dalam makanan. Riset lainnya juga mengindikasikan bahwa kandungan kimia ini membantu mengatasi pembekuan darah dan menghalau jenis kanker tertentu.

Meskipun memiliki banyak faedah, allicin juga dikenal rapuh dan menguap dalam waktu cepat. Fakta inilah yang membuat para ahli mempertanyakan apakah berbagai metode penyimpanan atau penyajian akan mempengaruhi kandungan allicin dalam bawang putih.

Hasil penelitian di laboratorium menunjukkan, bawang putih yang disajikan segar cenderung lebih stabil dan terjaga kandungan allicin-nya daripada bawang yang diawetkan. Bawang putih yang disimpan dalam air dengan suhu ruangan tercatat lebih baik daripada bawang yang disimpan dalam minyak sayur.

Kadar allicin menurun hingga setengahnya setelah disimpan selama enam hari dalah air, namun penyimpanan dalam minyak sayur bisa menurunkan kadar allicin dalam bawang hanya dalam beberapa jam saja. Kandungan kimia pembunu bakteri juga menurun kadarnya seiring dengan berkurangnya kadar allicin. Walau demikian, para peneliti percaya bahwa allicin berubah menjadi kandungan kimia lainnya yang masih memiliki mamfaat bagi kesehatan.

Dibawah ini beberapa khasiat dari bawang putih

1. Menghambat kemerosotan otak dan sistem kekebalan

2. Membantu menghambat proses penuaan. Menghambat pertumbuhan sel kanker.

3. Dengan mengkonsumsi bawang putih, resiko terkena kanker dapat dikurangi.

4. Bawang putih yang dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

5. Zat anti-kolesterol dalam bawang putih yang bernama ajoene menolong mencegah penggumpalan darah.

6. Bawang putih dapat membantu meredakan stress, kecemasan, dan depresi.

7. Dengan efek yang lebih lembut. Bawang putih mengandung vitamin A.

8. Bawang putih mengandung vitamin B.

9. Bawang putih mengandung vitamin C.

10. Bawang putih mengandung kalsium.

11. Bawang putih mengandung potasium

12. Bawang putih mengandung antioksidan. Bawang putih mengandung karoten dan selenium

13. Mengonsumsi 2-3 siung bawang putih sehari, akan menghindarkan dari kemungkinan berpenyakit jantung.

14. Menyembuhkan tekanan darah tinggi

15. Meringankan tukak lambung

16. Menurunkan kolesterol dalam darah

17. Meningkatkan insulin darah bagi penderita diabetes.

18. Melumpuhkan radikal bebas yang mengganggu sistem kekebalan tubuh

19. Bermanfaat sebagai penawar racun (detoxifier) yang melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.

20. Membantu menambahkan nafsu makan apabila dimakan mentah

21. Menjaga stamina tubuh

22. Mengandung khasiat antimikroba, antitrombotik, hipolipidemik, antiarthritis, hipoglikemik, dan juga memiliki antivitas sebagai antitumor.

Namun seberapapun khasiatnya sebuah obat, jika tidak dimbangi dengan pola hidup sehat semua itu sia-sia.

Dikutip dari berbagai sumber: kompas, wikipedia,

Published in: on 10 Maret 2010 at 9:08 am  Comments (2)  

The URI to TrackBack this entry is: https://mdpanjaitan.wordpress.com/2010/03/10/khasiat-bawang-putih/trackback/

RSS feed for comments on this post.

2 KomentarTinggalkan komentar

  1. cakep gan lanjutkan…

    • thx gan….


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: