Ahctung! Ganti Lampu Rem Didenda Rp500 Ribu


Sebelkah anda melihat pengendara sepeda motor yang mengganti lampu rem warna merah dengan lampu bening (mika putih).???

Setiap hari pasti kita selalu menjumpai pengendara yang menggunakan lampu bening (mika putih) yang digunakan sebagai pengganti lampu rem untuk pengendara roda dua. Dan begitu banyak diantara mereka yang tidak mengindahkan bahaya yang bisa timbul akibat penggunaan lampu berwarna ini, Cahaya menyilaukan ini pasti membuat pengendara dibelakangnya bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan.

Saya yakin, para pembaca sepakat dengan tulisan saya ini, ketika terkena cahaya yang menyilaukan dari lampu rem ini akan membuat mata pengendara dibelakannya melongo sesaat…kurang lebih dari 2 atau 3 detik mata pengendara akan kehilangan fungsinya, dan sejauh beberapa meter mata pengendara pasti kurang berfungsi sebagaimana adanya.

Kita semua pasti telah mengetahui bahwa lampu rem yang cocok adalah seharusnya warna merah, lampu sein warna kuning & untuk lampu depan berwarna putih itu juga dengan cahaya yang tidak menyilaukan.

Warna-warna tersebut sudah dipertimbangkan dengan matang dari pabrik sepeda motor, Kuning adalah warna yang paling mudah untuk segera ditangkap oleh mata manusia. Oleh karena itulah warna kuning ini digunakan sebagai warna peringatan pada lampu sein, ditambah dengan cahaya lampu yang berkedip-kedip membuat mata manusia lebih awas terhadap peringatan tersebut. Lampu rem pada bagian belakang kendaraan dibuat berwarna merah tak lain tak bukan karena mata manusia paling peka untuk menangkap warna merah ini pada saat gelap. Nah, makanya saat rem dipijak atau ditekan lampu rem langsung menyalakan cahaya merah agar pengendara yang ada di belakang cepat tanggap bahwa pengendara di depan sedang memperlambat laju kendaraan.

Sama seperti warna lampu lalu lintas, Merah untuk berhenti, Kuning untuk peringatan perpindahan (hati-hati). Jadi mulai sekarang, bagi anda pengendara yang menggunakan warna lampu bening (mika putih) pada lampu rem sepeda motor anda, segeralah menggantinya sebelum membahayakan buat pengendara dibelakang anda.

Ehhh, tren aneh diatas bukan hanya untuk pengendara roda dua loh:-) malah pengendara roda empat juga sudah ada yang mengganti lampu sein dengan warna merah atau dengan warna biru, benar-benar ide yang sangat aneh menurut saya.

Coba anda bayangkan ketika sedang berada dibelakang pengendara roda empat dengan lampu sein warna merah, Pasti sein warna merah akan samar-samar jika bersamaan nyala dengan lampu kota atau lampu malam.

Saran buat para pengendara yang mengganti lampu rem & lampu sein, segeralah menggantinya!!! Jangan sampai  kecelakaan menimpa saudara anda, baru anda insyaf atas ide aneh tsb.

Saran juga buat pihak kepolisian agar melakukan razia terhadap para pengendara yang mengganti warna lampu rem dan lampu sein.

Oke, Brother!!! Demi menurunkan angka kecelakan, Anda belum terlambat untuk menggantinya sekarang juga.

berita terkait: http://www.inilah.com/news/read/politik/2010/04/28/495501/awas-ganti-lampu-rem-didenda-rp500-ribu/

INILAH.COM, Jakarta – Polisi akan menilang para pengendara yang mengganti warna lampu remnya dari merah menjadi putih/transparan. Polisi pun akan menindak dengan memberikan surat tilang dan denda maksimal Rp500 ribu.

Dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas, disebutkan jika kendaraan bermotor dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan antara lain; Bumper tanduk dan lampu menyilaukan, hal itu melanggar pasal 279 Jo 58 dengan denda maksimal Rp500 ribu.

Hal tersebut disampaikan oleh Pa Siaga Traffic Management Center AKP Mujiana di Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/4). Mujiana menjelaskan, TMC sering menerima keluhan dari masyarakat perihal pelanggaran tentang lampu motor menyilaukan pengendara di belakangnya.

Perlu diketahui, pabrikan telah mengatur peruntukan lampu sesuai fungsinya, yang mana lampu depan kendaraan terbuat dari mika berwarna bening sehingga memiliki pancaran cahaya yang memecah dan memudar sebagai fungsi pengelihatan jalan ke depan. Sedangkan lampu belakang memang di design kaca mika berwarna merah dan pancarannya redup sebagai fungsi pertanda kondisi kendaraan melakukan pengereman

Published in: Tak Berkategori on 4 Maret 2010 at 4:43 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://mdpanjaitan.wordpress.com/2010/03/04/lampu-bening-atau-mika-putih-bukanlah-warna-lampu-rem/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: