Tetaplah Bayar Pajak Walaupun Ada Penyelewengan


Dalam beberapa hari ini sebagian besar orang memberikan perhatiannya kepada masalah pembayaran pajak pajak & pajak, bagaimana tidak? hampir semua media massa memberitakan masalah pajak yang diduga diselewengkan oleh seorang pegawai negeri sipil golongan III A Direktorat Pajak Gayus Tambunan senilai Rp 25 miliar.

Masalah penyelewengan seperti ini mungkin saja sudah pernah terjadi beberapa tahun yang lalu, tetapi karena tidak begitu besar jumlahnya atau mungkin karena tidak terendus jadi sipelaku bebas berkeliaran menggunakan uang rakyat, atau bisa jadi sipelaku memberikan suap kepada seseoarang agar namanya tidak diendus, yah bisa jadi:-).

Setiap orang punya komentar yang berbeda-beda baik disitus jejaring sosial seperti facebook, twiter, milis & tak ketinggalan juga para bloger, ada yang berkomentar secara sinis, marah, dendam, memaki, curhat dan lain sebagainnya. Sebenarnya hal ini adalah suatu bentuk dari sebuah kekecewaan, bagaimana bisa dengan bekerja sekitar 5 tahun telah mendapatkan rumah mewah, mobil mewah & berbagai fasilitas lainnya.

Tetapi tentu masih ada juga sebagian orang yang sadar betul untuk membayar kewajibannya tepat waktu, tanpa memikirkan apakah pajak yang mereka bayar tersebut nantinya akan diselewengkan lagi atau tidak, apakah mereka orang-orang bijak karena taat pajak??? semua tergantung bagaimana paradigma anda melihatnya.

Penulis disini hanya mengetahui secara pasti, “berilah jika memang itu adalah kewajibanmu”. Dan pajak itu adalah suatu keharusan yang harus kita bayarkan. Dan didalam ajaran yang saya yakini (Alkitab) juga menuliskannya dengan begitu jelas.

* Matius 22: 19, Yesus berkata: Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.

* Roma 13: 7, Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.

Lakukanlah yang terbaik dalam hidupmu, jika tak mampu kamu melakukan yang tidak bisa kamu kerjakan serahkanlah kepada Tuhan, maka DIA akan bertindak, sebab DIA Adalah Pembela Yang Agung.

maslandonal2002@yahoo.com

Published in: on 26 Maret 2010 at 6:55 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Saya Punya Nomor Pada Tarombo atau Silsilah


Sebagai seorang keturunan batak, terutama laki-laki sangat penting untuk mengetahui nomor tarombo/silsilah, hal ini sangat berguna apabila kita ketemu dengan yang semarga di perantauan…jika kita tidak mengetahui nomor berapa dan keturunan dari mana kita kepada teman semarga (dongan tubu) tentu pembicaraan akan kurang bersemangat alias hambar. Pernah mengalaminya bukan???.

Nah, jika ada seorang pemuda batak yang mau merantau ke negeri orang, jangan sampai lupa untuk memberikan sedikit pemahaman atas asal-usul atau keturunan anda…memang ada beberapa juga teman-teman yang saya jumpai di perantauan, ketika bersalaman….alangkah senangnya jika ketemu dengan yang semarga…tetapi sedikit kaget…bahhh, massam mana pula ini!!! (tapi pikiran tsb hanya ada dalam hati loh)… dia sudah berkeluarga & telah mempunyai keturunan tetapi untuk menerangkan tarombo dia pada saya…tidak bisa!!!…hmmmm, memang selama ini bertapa dimana saja kawan??? hehehehehehe.

Untuk masalah tarombo tidak melulu diprioritaskan kepada laki-laki, perempuan juga tidak salah untuk mengetahui hal ini, suatu kebanggaan tersendiri apabila seorang perempuan dapat menerangkan asal-usulnya kepada kenalannya yang satu marga atau kepada saudaranya di perantauan.

Nah, Bagaimana dengan anda???

Published in: on 25 Maret 2010 at 11:22 am  Comments (12)  

Tata Cara Bersepeda Motor


petunjuk sepedamotor

Published in: on 25 Maret 2010 at 10:55 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Troubleshooting dvd eksternal pada laptop mini


Beberapa hari yang lalu saya lagi nginstall Symantec Antivirus Corporate Edition pada laptop Toshiba 10″ dimana didalamnya telah terinstall os windows 7 starter, berhubung ini laptop didesign tanpa dvd internal, akhirnya penginstalan saya lakukan dengan dvd eksternal.

Ketika USB saya tancapkan dari dvd eksternal ke laptop, aneh bin ajaib hanya lampu power warna kuning yang terlihat sebentar pada dvd eksternal sementara icon  tidak muncul sama sekali pada layar monitor laptop di sebelah kanan…setelah utak-atik sebentar melalui device manager tetap tidak menghasilkan apa-apa.

Lalu dvd external saya cabut dan mencobanya ke2 pc yang berbeda hasilnya tetap sama, lalu saya cabut kembali dan kali ini saya mencoba menghubungkannya ke laptop dengan os windows xp yang sudah terinstall…centrungggg!!! baru berhasil tuh di laptop, lalu dengan sigap saya cabut tuh dvd external yang telah terdeteksi tapi tetap dengan jalur yang benar (Safely Remove Hardware), dan memasangnya kembali laptop toshiba tadi…begitu ditancapkan langsung dengan terdeteksi & penginstalan berjalan dengan sempurna.

Sampai saat ini masih bingung kenapa hal itu bisa terjadi, tetapi untuk sementara bisa digunakan walaupun penyebabnya masih belum ketemu:-).

Published in: on 25 Maret 2010 at 4:10 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Warna Persahabatan


Di suatu masa warna-warni dunia mulai bertengkar,  Semua menganggap
dirinyalah yang terbaik & yang paling penting, yang paling bermanfaat, yang paling disukai.

HIJAU berkata:
“Jelas akulah yang terpenting. Aku adalah pertanda kehidupan dan harapan.
Aku dipilih untuk mewarnai rerumputan, pepohonan dan dedaunan.
Tanpa aku, semua hewan akan mati. Lihatlah ke pedesaan, aku adalah warna
mayoritas…”

BIRU menginterupsi:
“Kamu hanya berpikir tentang bumi, pertimbangkanlah langit dan samudra luas. Airlah yang menjadi dasar kehidupan dan awan mengambil kekuatan
dari kedalaman lautan. Langit memberikan ruang dan kedamaian dan ketenangan.
Tanpa kedamaian, kamu semua tidak akan menjadi apa-apa”

KUNING cekikikan:
“Kalian semua serius amat sih? Aku membawa tawa, kesenangan dan kehangatan bagi dunia. Matahari berwarna kuning, dan bintang-bintang berwarna kuning.
Setiap kali kau melihat bunga matahari, seluruh dunia mulai tersenyum. Tanpa aku, dunia tidak ada kesenangan.”

ORANYE menyusul dengan meniupkan trompetnya:
“Aku adalah warna kesehatan dan kekuatan. Aku jarang, tetapi aku berharga
karena aku mengisi kebutuhan kehidupan manusia. Aku membawa vitamin-vitamin terpenting. Pikirkanlah wortel, labu, jeruk, mangga dan pepaya. Aku tidak ada dimana-mana setiap saat, tetapi aku mengisi lazuardi saat fajar atau saat matahari terbenam. Keindahanku begitu menakjubkan hingga tak seorangpun dari kalian akan terbetik di pikiran orang.”

MERAH tidak bisa diam lebih lama dan berteriak:
“Aku adalah Pemimpin kalian. Aku adalah darah – darah kehidupan! Aku adalah warna bahaya dan keberanian. Aku berani untuk bertempur demi suatu kuasa. Aku membawa api ke dalam darah. Tanpa aku, bumi akan kosong laksana bulan. Aku adalah warna hasrat dan cinta, mawar merah,poinsentia
dan bunga poppy.”

UNGU bangkit dan berdiri setinggi-tingginya ia mampu:
Ia memang tinggi dan berbicara dengan keangkuhan. “Aku adalah warna kerajaan dan kekuasaan. Raja, Pemimpin dan para Uskup memilih aku sebagai
pertanda otoritas dan kebijaksanaan. Tidak seorangpun menentangku. Mereka mendengarkan dan menuruti kehendakku.”

Akhirnya NILA berbicara, lebih pelan dari yang lainnya, namun dengan kekuatan niat yang sama: “Pikirkanlah tentang aku. Aku warna diam. Kalian
jarang memperhatikan adaku untuk merepresentasikan pemikiran dan refleksi,matahari terbenam dan kedalaman laut. Kalian membutuhkan aku
untuk keseimbangan dan kontras, untuk doa dan ketentraman batin.”

Jadi, semua warna terus menyombongkan diri, masing-masing yakin akan
superioritas dirinya. Perdebatan mereka menjadi semakin keras. Tiba-tiba,
sinar halilitar melintas membutakan. Guruh menggelegar. Hujan mulai turun
tanpa ampun. Warna-warna bersedeku bersama ketakutan, berdekatan satu
sama lain mencari ketenangan.

Di tengah suara gemuruh, hujan berbicara:
“WARNA-WARNA TOLOL, kalian bertengkar satu sama lain, masing-masing
ingin mendominasi yang lain. Tidakkah kalian tahu bahwa kalian masing-masing diciptakan untuk tujuan khusus, unik dan berbeda?
Berpegangan tanganlah dan mendekatlah kepadaku!”

Menuruti perintah, warna-warna berpegangan tangan mendekati hujan, yang
kemudian berkata: “Mulai sekarang, setiap kali hujan mengguyur, masing-masing dari kalian akan membusurkan diri sepanjang langit bagai busur warna sebagai pengingat bahwa kalian semua dapat hidup bersama dalam
kedamaian. PELANGI adalah pertanda Harapan hari esok.” Jadi, setiap
kali HUJAN deras menotok membasahi dunia, dan saat Pelangi memunculkan
diri di angkasa marilah kita MENGINGAT untuk selalu MENGHARGAI satu sama lain.

Published in: on 25 Maret 2010 at 1:56 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Restaurant Kami


Sekarang telah dibuka restaurant cepat saji.

Menunya terdiri dari berbagai macam, antara lain:

1. Ikan Mas namate toltol

2. Sibahut nahona putas

3. Jahir namate lonong

Jika anda berminat caranya gampan, tinggal ketik REG spasi MALE
kirim ke BUTUHA, Jika ingin terus berlangganan ketik REG spasi  TAMBU, jika anda ingin berhenti berlangganan cukup dengan ketik REG spasi BUTONG kirim ke 12000 untuk 1 x makan,  Juga tersedia minuman segar seperti: jus andaliman & berbagai makanan ringan al: sasagun, tipa-tipa & pohul-pohul,

Selamat menikmati hidangan kami…

Mau pesan apa yah???

Published in: on 24 Maret 2010 at 3:51 pm  Comments (1)  

Masalah Antara Suami & Istri


Dapat dari fb teman, jangan ketawa apabila membacanya kembali disini yah:-). Begitu simple tetapi mengandung makna yang luar biasa.

Semoga bermanfaat buat para pembaca.

Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acaranya pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan.

Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, “Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan” katanya sambil menyodorkan majalah tersebut.

“Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia…..”

Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing.

Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya.

“Aku akan mulai duluan ya”, kata sang istri. Ia lalu mengeluarkan daftarnya.
Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman… Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir…..

“Maaf, apakah aku harus berhenti ?” tanyanya.

“Oh tidak, lanjutkan…” jawab suaminya.

Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia “Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu”.

Dengan suara perlahan suaminya berkata “Aku tidak mencatat sesuatupun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku.
Tidak satupun dari pribadimu yang kudapatkan kurang…. ”

Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya… Ia menunduk dan menangis…..

Dalam hidup ini, banyak kali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut.
Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan.

Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita ? Saya percaya kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan Mencoba melupakan yang buruk

Published in: on 24 Maret 2010 at 7:07 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Spesifikasi PC atau Laptop Untuk Menginstall Windows 7


Ceritanya bulan yang lalu mau install windows 7 pada pc, tetapi tidak bisa karena sering mengalami error, ada beberapa driver yang tidak bisa diinstall,  hingga pada akhirnya browsing ke website microsoft.com hualahhh ternyata spek pada pc tidak memenuhi persyaratan uii, hanya bisa gigit jari:-)

ya uwes tetap make windows xp aja deh.
System Requirements
If you want to run Windows 7 on your PC, here’s what it takes:

*      1 gigahertz (GHz) or faster 32-bit (x86) or 64-bit (x64) processor
*      1 gigabyte (GB) RAM (32-bit) or 2 GB RAM (64-bit)
*      16 GB available hard disk space (32-bit) or 20 GB (64-bit)
*      DirectX 9 graphics device with WDDM 1.0 or higher driver

http://www.microsoft.com/windows/windows-7/get/system-requirements.aspx

Published in: on 23 Maret 2010 at 1:57 am  Comments (1)  

Tegur Supir Jika Berkendara Dengan Seenaknya


Kita tahu, bahwa masalah Safety Riding bukan hanya menjadi tugas dari ATPM semata tetapi juga menjadi tugas dari para klub atau komunitas pengendara roda dua atau roda empat untuk selalu mengumandangkan SR senantiasa, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita secara bersama terutama buat para generasi penerus. Tentu, kita semua tidak menginginkan kematian yang sia-sia buat anak kita hanya karena perilaku yang tidak tertib dijalan raya.

Mesin pencabut nyawa sekarang sudah semakin parah dijalan raya, coba kita layangkan pemandangan pada setiap perempatan di kota Jakarta ini terutama ketika hujan turun,  setiap para pengendara berlomba-lomba untuk menjadi yang terdepan seakan-akan ingin secepat kilat sampai di tujuan. Coba kembali kita melihat para supir angkutan kota yang menurunkan penumpang dijalan raya dengan seenaknya, malah terkadang menurunkan penumpang pada tikungan.

Nah, Safety Riding itu untuk siapa sih???

Tentu untuk semua pemakai jalan, setiap orang yang lewat dijalan raya baik pengendara & juga pejalan kaki. Kesadara tertib berkendara dijalan raya sangat penting bagi seorang pemimpin, pemimpin itu adalah diri kita sendiri sebagai pengendara, pemimpin ketika kita membawa diri kita sendiri atau keluarga ketempat tujuan agar tiba dengan selamat, ketika pemimpin tidak bekendara dengan tertib & sabar tentu penumpang/keluarga yang dibawa akan dijemput oleh maut.

Mantap!  semoga hal ini menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah khususnya departemen pendidikan, kalau tidak sekarang kapan lagi pemerintah kita memberikan kepedulian untuk menekan angka kecelakaan dijalan raya.


http://oto.detik.com/read/2010/03/20/190212/1321930/640/kalau-perlu-ada-kurikulum-safety-riding-di-sekolah

Jakarta – Tingginya tingkat kecelakaan yang melibatkan remaja berumur di bawah 25 tahun menimbulkan banyak ke khawatiran. Pemerintah pun diminta untuk mengambil sikap.

Pemerintah diharapkan dapat mengajarkan dan mensosialisasikan masalah keamanan di jalan ke anak-anak dan remaja melalui berbagai cara salah satunya adalah membuatkan sebuah kurikulum khusus yang mengajarkan tenang safety riding.

“Pemerintah disini harus aktif dan kalau bisa embekali anak-anak dan remaja dengan edukasi road safety di sekolah-sekolah,” ujar Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu ketika berbincang dengan detikOto beberapa waktu lalu.

Pembelajaran formal itu menurut Jusri sangatlah penting untuk segera dilakukan agar sedini mungkin anak-anak dan remaja tahu apa yang harus mereka perhatikan dan lakukan di jalan agar dapat mengurangi tingkat kecelakaan.

Karena hingga kini Jusri mengakui kalau kemampuan pengendarai kendaraan entah itu motor dan mobil hanya di landasi oleh pengalaman tanpa adanya pengetahuan formal di kelas-kelas training.

“Itulah yang membuat mereka tidak bisa menjaga emosi dan kompetensi mengendarai kendaraan yang baik, benar dan aman pun juga termasuk minim,” pungkasnya.

Dengan masuknya pengetahuan tentang keamanan di jalan di kurikulum sekolah, Jusri mengharapkan, kecelakaan-kecelakaan yang melibatkan penghuni jalan berusia di bawah 25 tahun dapat dikurangi.

“Di samping itu, keluarga di rumah juga tidak cepat-cepat memperbolehkan seorang anak membawa kendaraan sendiri. Beri tahu mereka risiko apa saja yang ada di jalan dan bagaimana menghindarinya agar mereka bisa lebih berhati-hati,” jelas Jusri.

Tingginya tingkat kecelakaan di kalangan remaja semakin menjadi sorotan. Terlebih dalam beberapa bulan terakhir terjadi banyak sekali kecelakaan yang melibatkan remaja.

Bahkan beberapa diantaranya mendapat sorotan yang cukup besar seperti tabrakan mobil dengan kereta di perlintasan kereta api (KA) di Medan, Sumatera Utara yang terjadi hari ini.

Kecelakaan itu terjadi karena pengemudi mobil Kijang Innova tersebut sedang asik menggunakan handphone. Nah Mobil Kijang Innova yang dikemudikan Egi Silvana,
mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Atau sebuah Honda Jazz yang nyemplung ke kolam di Bundaran HI pada tiga hari lalu karena emosi yang tidak tertahan untuk melakukan kebut-kebutan liar, namun tanpa disertai skill balap yang mumpuni.

Untungnya tidak terdapat korban jiwa di kecelakaan itu dan semua penumpang Honda Jazz itu hanya mengalami luka-luka saja.

Dan yang paling naas adalah kecelakaan yang melibatkan 5 orang remaja dengan sebuah Toyota RAV4. Berdasarkan keterangan dari kepolisian, kendaraan itu melintas hingga ke kecepatan 120 km/jam dan langsung menikung tajam di Jl Rasuna Said.

“Keputusan, opini dan aksi ketika kita dewasa terpengaruh dari impresi dan masukan ketika kecil. Itulah mengapa pentingnya mengajari anak mengenai safety riding sejak kecil agar kecelakaan-kecelakaan seperti ini dapat semakin dikurangi,” paparnya.

Published in: on 20 Maret 2010 at 3:57 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Ucapan Mama Masih Terdengar


Hari demi hari tentu akan selalu datang silih berganti. Hari dimana orang-orang selalu mengalami berbagai perasaan, seperti perasaan: rasa gembira, haru, kesepian, marah, benci, dendam, berduka dan lain sebagainnya. Hari seperti tanggal hari ini beberapa tahun yang lalu saya dititipakan Tuhan kedunia ini melalui mama tercinta.


Hari dimana pada saat itu sukacita datang kepada bapak & ibu atas kelahiran saya. Hari seperti hari ini tidak berbeda jauh seperti hari-hari sebelumnya, dimana setiap orang selalu berjuang atas kerikil-kerikil tajam didalam setiap kehidupannya, Walaupun mama tercinta sudah tenang disisi Tuhan, namun suara & ucapan ulang tahun setiap tanggal 17 maret dari mama tidak pernah saya lupakan, yang selalu mengatakan seperti ini: selamat ulang tahun ma ate amang!!!! sai ditambai akka pancarian, jala ditambai Tuhan tontong akka bisuk di parngoluanmu, jala unang lupa ho mandok mauliate disude denggan ni basa_Na.

Pada bulan November minggu terakhir mama dirawat di RS Tarutung selama satu mingguan, tetapi karena perawatan disana kurang bagus mama tercinta minta pulang kerumah, selama 3 hari dirumah mama tercinta tetap diberikan perawatan oleh dokter.

Tetapi proses perawatan dirumah masih tetap tidak memberikan tanda-tanda kesembuhan atas penyakit lever & paru yang dialami mama, akhirnya, kami semua anak-anaknya sepakat untuk dibawa & dirawat di  RS Elizabeth Medan

Puji Tuhan selama hampir 4 hari di rawat, mama tercinta sudah mulai mencicipi makanan & minuman yang disediakan oleh pihak rumah sakit, berbeda sewaktu masih di rawat di RS Tarutun. Tentu  kesempatan ini juga tidak saya sia-siakan untuk bertemu dengan mama tercinta di RS Elizabeth Medan, Akhirnya saya putuskan mengambil cuti dari tempat kerja selama 5 hari, mulai dari tanggal  3 s/d tgl 7 Desember.

Begitu saya tiba di RS tsb, senyum manis sebagai senyum sambutan dari mama tercinta tidak ada sama sekali  kedatangan saya, mama tercinta hanya mengatakan hal ini; amangoi amang’ loja nai ho amang memereng-mereng au, sappe sundat ho karejo suang songoni dohot ibotom, adekmu, nang dohot abangmu, versi indonesianya kira-kira seperti ini: aduh anakku ini, capek benar kamu datang dari Jakarta hanya untuk melihat saya disini, adikmu yang perempuan, adekmu yang cowok dan juga abangmu sudah saya buat repot karena penyakit ini katanya.

Jangan ngomong begitu mama!!, sama sekali mama tidak bisa ngomong begitu, saya tau persis mama ngomong begitu karena terlalu sayang dan perhatian buat kami semua anak-anakmu, sudah bertahun-tahun mama telah memperjuangkan kami semua anak-anakmu & kini saatnya kami memberikan perhatian lebih kepada mama, sambil ngelap air mata mama yang menetes dengan tissue pada saat itu.

….amangoi amang tahe!!! Habis ma anon sude hepeng munai holan alani sahitton. Sambil mengucapkan kata persungutan (amangoi amang).. nanti habislah uang kalian hanya untuk pengobatan saya katannya. Kembali saya mengartikannya:-), mama mengucapkan hal itu karena tidak mau merepotkan semua anak-anaknya, walaupun kami semua tidak ada yang direpotkan atas penyakit mama tersebut.

Pada tanggal 7 Desember saya kembali ke Jakarta dengan perasaan begitu senang 7  tenang meninggalkam mama dikampung bersama bapa dan kedua adik disana, bagaimana tidak?? 2 hari saya berada dikampung, mama tercinta sudah makan & minum seperti orang sehat, & yang membuat saya begitu senang lagi, mama sudah bisa bangkit berdiri dari tempat tidur untuk pergi ke kamar mandi demikian juga jalan ke teras rumah & pergi berjemur dihalaman rumah ketika sinar matahari pagi mulai menyinari desa Pansurnapitu.

Tetapi hampir dua minggu setelah berada di Jakarta penyakit mama kambuh lagi, puncaknya pada tanggal 20 Desember 2009 saya mendapatkan kabar dari kampung bahwa mama kembali mengalami drop bahkan  kesehatannya lebih buruk sebelum dirawat di RS Elizabeth Medan,.

Ketika saya nelepon ke kampung  mama sudah begitu kritis, bahkan untuk menyebutkan nama saya sendiri  sudah tidak jelas lagi, setiap hari mulai tanggal 21, 22, 23, 24 & 25 tidak henti-hentinya untuk menanyakan keadaan mama tercinta melalui telepon dikampung, bahkan ketika sebagian orang-orang tidur begitu nyenyak dikampung halaman saya selalu sempatkan menelepon untuk menanyakan keadaan mama, & yang saya dapatkan dari adik yang nerima telepon disana, mama hanya makan nasi 2 sendok itu juga susahnya minta ampun katanya.

Walaupun saya berdoa dengan sungguh-sungguh setiap hari meminta kesembuhan dari Tuhan agar penyakit mama diangkat & disembuhkan, tetapi dilain sisi hati kecil  mulai pasrah & ihklas atas panggilan_Nya akan datang juga sesuai dengan waktu_Nya kapan akan dipanggil.

Perasaan takut selalu menghantui setiap hari, takut karena saya belum siap disaat Tuhan memanggilnya, takut karena kehilangan mama & berbagai alasan lainnya, ketakutan itu selalu menghantui walaupun jam sudah menunjukkan jam 3 pagi tapi mata ini tetap tidak bisa dipejamkan.

Segala sesuatu selalu indah bagi orang percaya & segala sesuatu harus bisa diterima dengan lapang dada meskipun begitu berat untuk menerimannya secara manusiawi.

Sehari setelah natal 25 Desember, dimana orang-orang masih tetap merayakan natal, pada tanggal 26 Desember jam 18: 30 justru hari yang tepat Tuhan memanggil mama kesisi_Nya, Puji Tuhan, setelah berunding dengan bapak melalui telepon akhirnya mama diputuskan & dikebumikan tanggal 29 Desember 2009 & dengan pertolongan Kasih & Kemurahan Tuhan kami semua putra-putri, mantu dan cucu-cucunya memberikan penghormatan terakhir kepada mama tercinta dikampung padahal tiket pesawat pada saat itu begitu melambung dengan tinggi.

Walaupun ada 3 acara dikampung pada hari mama tercinta mau diantar ketempat peristirahatan sementara, 2 diantarannya melangsungkan acara pernikahan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan orang-orang atau saudara untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mama tercinta, begitu heran & takjub, hal ini tentu karena mama tercinta semasa hidupnya selalu memberikan waktu untuk tetap bersosialisasi dengan para keluargan & tetangga-tetangga. Selain mama berjuang memberikan biaya hidup bagi kami semua anak-anaknya dengan hasil tenun ragidup, mama & bapak juga selalu menyempatkan waktu untuk menghadiri setiap undangan-undangan adat batak, baik di kampung halaman, Balige, Siantar,  Medan sekitarnya bahkan sampai ke kota Jakarta ini.

Semoga segala jerih payah & semangat mama menjadi suatu teladan bagi kami semua anak-anakmu didalam memperjuangkan cucu-cucumu untuk bisa mewujudkan cita-cita mereka kelak nantinya.

Betapa banyak pesan dan nasehat-nasehat mama tercinta buat kami semua anak-anaknya, salah satu pesan yang selalu saya ingat adalah: “tidak perlu gengsi didalam melakukan pekerjaan & pekerjaan harus selalu dikerjakan dengan sungguh-sungguh  tanpa persungutan”.

Sakkap nian naeng leleng rap dohot oma na burju on, alai ndang sakkap ni jolma najadi, luhutna do Sakkap_Na.

Tuhan Yang Memberi & Tuhan Juga Yang Memanggil, Terpujilah Nama_Nya.

Selamat Jalan mama tercinta,  Saya yakin & percaya mama sudah begitu tenang di Sisi_Nya.

Published in: on 16 Maret 2010 at 6:27 pm  Comments (2)  
%d blogger menyukai ini: