BISAKAH KITA MENGUASAI DIRI?


“Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.”  Amsal 25:28

Penguasaan diri atau pengendalian diri adalah salah satu aspek dari buah Roh (baca Galatia 5:23).  Penguasaan diri adalah kemampuan Ilahi yang diberikan Tuhan kepada orang percaya:  merupakan ketetapan hati serta pikiran untuk menahan dan mengendalikan dirinya agar ia bereaksi, berbicara, berpikir dan bertindak sesuai dengan firman Tuhan.

     Penguasaan diri bisa juga diartikan sebagai sikap kehidupan yang tegas, baik terhadap orang luar maupun terhadap diri sendiri dan juga terhadap keinginan-keinginan duniawi.  Ketika kita tahu sesuatu itu salah, kita harus tegas terhadap diri sendiri dan berkata:  tidak!  Jadi, ketika kita berbicara mengenai penguasaan ini kita berbicara mengenai dua hal yaitu berlatih dan berjuang.  Alkitab menyatakan,  “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”  (Amsal 16:32);  sebaliknya, orang yang tidak dapat mengendalikan diri seperti kota yang roboh temboknya.  Kata tembok tidak hanya berbicara mengenai batasan suatu wilayah, namun juga bisa diartikan sebagai keamanan dan ketenangan.  Ketika tembok tegak berdiri, tembok tersebut berfungsi untuk memberikan keamanan;  tapi jika tembok itu roboh, siapa pun yang tinggal di dalam kota itu pasti tidak akan merasa aman dan tenang lagi.  Kota yang roboh temboknya akan dengan mudah diporakporandakan oleh musuh.  Begitu juga seseorang yang memiliki karunia yang luar biasa:  pelayanan atau karir yang diberkati Tuhan, namun tidak dapat menguasai diri, maka Iblis akan dengan mudah menyerang hidupnya berkali-kali.

     Kita harus bisa menguasai diri;  dalam hal apa?  1. Emosi.  Jika emosi seseorang tidak terkendali akan menimbulkan pertengkaran.  “Si pemarah menimbulkan pertengkaran, dan orang yang lekas gusar, banyak pelanggarannya.”  (Amsal 29:22).  2. Ucapan.  Menguasai diri dalam hal ucapan adalah penting sekali, karena  “…barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.”  (Yakobus 3:2).  Hendaknya ucapan atau perkataan kita sesuai dengan firman Tuhan.  3. Hawa nafsu.  Ingat!  Nafsu yang tidak terkendali dapat berakhir dengan perbuatan dosa.  Karena itu,  “…matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi,…”  (Kolose 3:5).

Tanpa penguasaan diri, apa pun yang kita kerjakan tidak akan berhasil!

 

saduran dari buku renungan Air Hidup

Published in: on 21 November 2012 at 2:18 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Helm Flip Up Jatuh…


Siang Guys,

Kemarin pagi sewaktu mau berangkat kerja, helm saya ambil dari atas meja namun tiba-tiba helm tersebut belum begitu tepat saya pegang & mengakibatkan jatuh ke lantai, posisi jatuhnya, helm bagian sebelah kanan terbentur…prak prak prak. Gambar

Sewaktu jaket, masker & sarung tangan selesai dipakai, namun alangkah sedihnya karena flip up snail begitu susah dibuka, sampai sedikit berkeringat akhirnya helm bisa terbuka, brum brum brum tidak lama kemudian saya bersama ibu negara sudah berbaur dengan kendaraan yang lain di jalanan untuk menjemput rezeki ke tempat kerja masing-masing, namun alangkah kagetnya ketika tiba di lampu merah mall citra jalan Gustih Ngurah Ray, flip up berusaha saya buka agar hawa tidak terlalu panas menyentuh kulit halusku:-). Hmmmmmm tidak berapa lama lampu sudah berganti warna ke hijau, capek narik sambil angkat handle merah pada helm, tidak bisa di buka juga.

Singkat cerita, duileee seperti pembaca sinopsis film aja yeeeee:-). Ketika pulang kerja kemarin, helm saya ambil dari box namun tetap tuh flip up tidak bisa di buka.

Apakah kemungkinan bagian helm belakang sudah tidak presisi dengan flip upnya???
Apakah teman2 pernah mengalami hal seperti ini??? Mohon di share yah guys.

Terima kasih untuk waktunya yg telah mau berbagi.

Salam Sportivitas,
KHCC#028

u can if u think u can

Published in: on 25 Oktober 2012 at 11:06 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Prudential, We Are Number One Lyrics


We all share the same destination
We all work together as one
In this place there’s only one vision
And that’s to be the NUMBER ONE

We all have the right combination
Care and quality there’s no compromise
Doing the very best will be our mission
It’s something that we need to realize
It’s something very special in our eyes

We are PRUDENTIAL
Our values mean a lot
We are the people
Who’ll give it all we’ve got
With a sunny disposition
We can overcome the odds
Yes we have a valid reason to believe
We are NUMBER ONE

Take one more step
Reach out for excellence
We’ll do whatever it takes to touch the sky
And we’ll help each other reach our aspiration
We know that we can do it if we strive

We are Prudential
Our values mean a lot
We are the people
Who’ll give it all we’ve got
With a sunny disposition
We can overcome the odds
Yes we have a valid reason to believe
We are NUMBER ONE

We are NUMBER ONE
We are NUMBER ONE

Published in: on 18 Oktober 2012 at 4:48 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Hadiah orang tua sebagai pembunuh bagi anaknya.


Jika melihat perbandingan penduduk dengan jumlah sepeda motor di Jakarta ini hampir “sama”, bagaimana tidak?! karena setiap keluarga memiliki sepeda motor, bahkan lebih dari satu loh. Hal ini terjadi dengan menggunakan sepeda motor kita bisa dengan cepat pergi ke tempat tujuan, bahkan lebih hemat apabila dibandingkan dengan angkutan umum untuk sampai ke satu tujuan.

Bahkan pabrik sepeda motor juga berlomba-lomba untuk mencapai penjualan tertinggi setiap tahun, tentu dengan uang muka (DP) yang beragam, bahkan lebih parahnya lagi, saat hari raya tertentu tanpa DP sepeda motor sudah bisa dibawa konsumen ke rumah sendiri. Saya tidak mengetahui secara pasti apakah ada pembatasan jumlah produksi sepeda motor dari pemerintah/tidak, seharusnya jika memang “ada”, peraturan tersebut harus benar-benar dipatuhi oleh pabrik sepeda motor.

Setiap hari mungkin kita tidak bisa luput dari pandangan para anak-anak muda yang belum layak menggunakan sepeda motor sudah hilir mudik di jalanan ibu kota, parahnya lagi tanpa menggunakan helm dengan membonceng temannya satu orang atau bahkan 2 orang sekaligus, berbahaya sekali. Hal ini harusnya menjadi perhatian orang tua agar lebih waspada/bijaksana sebelum memutuskan hadiah sepeda motor kepada anaknya, kalau tidak mau anaknya menjadi salah satu korban kecelakaan di jalan raya.

Melalui pengalaman diatas, penulis sampai saai ini berpikir dua kali untuk membelikan sepeda motor kepada istri tercinta sebagai alat transportasinya ke tempat kerja, karena kecelakaan itu tidak hanya disebabkan oleh diri sendiri, namun bisa juga disebabkan oleh pengendara yang lain.

 

 

Semoga semakin banyak orang tua yang lebih peduli akan keselamatan anaknya & jangan disesatkan dengan paradigma yang salah “bangga karena anaknya sudah bisa mengendarai sepeda motor”.

 

 

 

 

Published in: on 28 September 2012 at 4:00 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Ulang Tahun Anak


Dalam keterbatasan, kami senantiasa memiliki keyakinan untuk membimbing anak yang Tuhan titipkan agar dalam hidupnya menjadi anak yang takut akan Engkau, biarlah dalam usianya yang telah genap hari ini 8 thn (28 September), Gambardia semakin bertumbuh dengan KasihMu & biarlah melalui kami orangtuanya tetap memberikan binaan yang baik & benar sesuai dengan petunjuk yang Engkau berikan bagi kami.

Published in: on 28 September 2012 at 3:11 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Ketika Orang-Orang Terbaik di Perusahaan Memutuskan Pergi


Seorang rekan kerja yang memutuskan untuk mengundurkan diri dan bekerja ditempat yang lebih baik adalah sebuah cerita biasa yang terjadi dalam dunia kerja. Namun jika dalam suatu kurun waktu, orang-orang terbaik dalam perusahaan itu beterbangan ke berbagai perusahaan karena mendapatkan penawaran yang lebih baik, maka patut jika muncul berbagai pertanyaan karenanya.

Erika Andersen, pendiri dan patner dari konsultan dari perusahaan Proteus International dan juga kontributor kolom leadership di Forbes.com menuliskan seperti ini :

Suatu hari, saya sedang berbincang dengan klien yang sedang dalam proses kehilangan salah satu orang terbaiknya untuk pindah ke perusahaan saingannya yang lebih terkenal dan lebih besar. Dia tentu tidak senang dengan hal itu – tetapi karena dia orang yang baik, jadi dia mendukung karyawannya tersebut dan berbahagia untuknya. Sebaliknya, sang karyawan juga suka bekerja untuk orang itu, namun tawaran itu terlalu baik untuk dilewatkan. Perusahaannya memang sudah menyusun tawaran lain untuk sang karyawan, namun ia juga tahu bahwa keputusan sang karyawan bukan masalah uang semata, tetapi lebih kepada prestise dan kesempatan (pekerjaan yang lebih besar; peningkatan yang lebih potensial).

Jika seseorang meninggalkan perusahaan dalam situasi ini, berilah selamat untuk diri sendiri karena perusahaan telah berhasil mengembangkan karyawan yang hebat dan mulailah berpikir untuk mencari penggantinya. Tidak ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam situasi ini, situasi ini pasti akan membuat beberapa orang pergi.

Namun tidak semua orang yang keluar dari perusahaan karena situasi seperti di atas, selain karena ada tawaran yang lebih baik, banyak karyawan yang keluar karena kecewa kepada perusahaan atau atasannya, seperti mereka merasa dirinya dianggap tidak penting, dan diabaikan, ataupun hasil kerja mereka tidak dihargai.

Lalu, kriteria seperti apakah perusahaan yang potensial dimana para karyawan terbaiknya bisa berkembang dan memberikan kontribusi terbaiknya serta loyalitasnya? Inilah empat kriteria perusahaan yang baik menurut Erika Andersen :

  1. Melibatkan karyawannya : Orang (terutama orang-orang hebat) ingin merasa bahwa dirinya bagian integral dari keberhasilan perusahaan mereka. Ada dua cara sederhana perusahaan dapat membuat karyawannya merasa seperti itu, pertama memberi tahu karyawan apa yang terjadi di perusahaan dan mengapa; kedua, beri mereka kesempatan untuk memberi pengaruh dalam pengambilan keputusan seluas mungkin. Jadi, pertama jujurlah dan konsisten dalam mengkomunikasikan informasi penting di perusahaan. Karyawan akan merasa sangat tidak senang saat tahu informasi penting tentang kondisi perusahaan atau apa yang sedang terjadi dari koran atau bahkan isu yang tersebar. Kedua, libatkan karyawan dalam pembuatan keputusan. Hal ini bisa dilakukan dengan cara meminta masukan mereka melalui survey karyawan, dan kemudian responi dengan baik hasil dari survei atau masukan tersebut.

  2. Mendukung karyawannya : Ada banyak perusahaan yang buruk dalam menangani karyawan sehingga tidak bisa mempertahankan orang-orang terbaiknya. Mereka membuat para karyawan merasa terombang-ambing dan tidak memiliki kepastian. Mendukung karyawan dapat dilakukan perusahaan dalam berbagai cara, tapi yang paling berdampak untuk seseorang adalah mengetahui manajemen perusahaan dan atasannya perduli tentang kesuksesannya; berkomunikasi secara teratur dengan mereka; melakukan yang terbaik untuk membantunya mengatasi hambatan yang dihadapinya dan juga menyediakan sumber daya dan juga pelatihan yang dibutuhkannya; bertanya tentang pengharapan karyawan secara profesional dan mencari cara untuk membantunya bertumbuh.

  3. Menawarkan pekerjaan besar: Karyawan hebat selalu ingin tantangan. Dalam sebuah perusaan yang tidak memprioritaskan karyawan, akan bekerja berdasarkan kebutuhan perusahaan dan telah menetapkan bagaimana sesuatu dilakukan. Perusahaan yang dapat mempertahankan orang-orang hebatnya akan berupaya untuk mempertemukan antara passion karyawan dengan tantangan pekerjaan yang sesuai. Mereka juga akan menyemangati karyawannya untuk menemukan cara bekerja yang lebih baik, lebih cepat dan lebih efesien.

  4. Menghargai kontribusi karyawan : Erika Andersen juga bercerita tentang bagaimana ia kehilangan seorang yang sangat berharga baginya. Orang itu telah bekerja selama enam tahun dan secara ajaib selama itu ia dapat bekerja dengan buget yang kecil sekalipun tidak di dukung oleh manajemen sepenuhnya, dan orang itu juga tidak tahu apakah ada yang menyadari apa yang ia kerjakan hingga saat ia mengumumkan pengunduran dirinya – dimana saat itu manajemen merasa enggan mengakui bahwa mereka akan kesulitan mencari penggantinya. Setiap orang pasti ingin dihargai atas kerja kerasnya, terlebih hasil kerja mereka baik. Caranya sangat sederhana, yaitu membuat karyawan mengetahui bahwa perusahaan tahu dan menghargai apa yang mereka kerjakan dan hasilkan dengan cara yang layak.

Kelihatannya empat hal diatas sangat sederhana dan merupakan hal-hal mendasar sebuah budaya perusahaan, namun sayangnya banyak juga perusahaan yang gagal menerapkannya sehingga setiap orang hebat yang mereka kembangkan, pada akhirnya malah dituai oleh perusahaan lainnya. Jika di perusahaan Anda memiliki empat hal ini, maka Anda sudah berada ditempat yang tepat. Namun jika belum ada, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan: pertama, berikan masukan tentang hal ini kepada atasan atau manajemen Anda, jika hal itu di tolak ataupun tidak bisa diterapkan, maka memilih tawaran yang lebih baik bukanlah sesuatu yang salah. Karena masa depan Anda sepenuhnya ditentukan oleh keputusan-keputusan yang Anda buat. Salam sukses untuk Anda.

jawaban.com

Published in: on 6 September 2012 at 10:50 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Ihuthon Tangianmu…


Jotjot do diri on martangiang dibagasan pangalu-aluon asa lehonon ni Tuhan karejo na dumenggan di parngoluanku, sai pahot diringkon asa tinggil pinggolhu mambege soara mi, di tikki naung di alusi Tuhan pangidoanki.

Published in: on 9 Februari 2012 at 12:45 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Berkendara di jalan raya layaknya seperti berada diantara orang gila


“Sabar ada batasnya”, mungkin perumpamaan ini adalah yang paling tepat ketika saya berkendara dengan roda dua tadi sewaktu pulang dari tempat kerja. Meluncur tepat di jln satrio menuju kampung melayu kira-kira jam 19: 40, ketika roda dua yang saya kendarai bergabung dengan kendaraan yang lain ditengah kemacetan sebelum mall ambasador. Tiba-tiba, sepeda motor dari belakang menabrak roda belakang yang saya kendarai, prakkk!!! & hampir membuat saya oleh kiri hingga membuat pengendara sepeda motor disebelah kiri saya tertimpa, asli kaget benarrrr uiii, beruntung pada saat kejadian, saya menjaga jarak dengan kendaraan didepan kira-kira satu motor jaraknya, jika tidak, kemungkinan besar akan terjadi tabrakan beruntun.

Saya berhenti sebentar tanpa menepikan kendaraan sambil melirik dari spion, namun pengendara yang membonceng laki-laki besar tersebut tidak mau medahului sepeda motorku. Saya kembali melanjutkan perjalanan ditengah kemacetan, sekitar 3 menit kemudian sepeda motorku ditabrak dengan orang yang sama, kali ini lebih pelan namun cukup membuat hati ini gondok atas ulah pengendara tersebut, sambil mutar otak, sepeda motor saya jalankan secara pelan-pelan ditengah kemacetan lalulintas, apa salahku yah??? & kenapa juga pengendara itu tidak mau mendahului saya???.

Persis dilampu merah mall ambasador tabrakan yang ketiga dilancarkan dan dengan orang yang sama juga, ketika saya berhenti tepat pada zebra cross sambil memberikan waktu buat para pejalan kaki untuk menyebrang jalan. Wuihhh!!! benar-benar kaget, gondok & geram, pengen rasanya memberikan bogem kepada pengendara tersebut, bagaimana tidak gondok karena kekencangannya hampir sama dengan tabrakan yang pertama, jangan-jangan ini orang mabuk lagi??? ahhh sebodo amat, sama-sama makin nasi ini, harus saya tanyakan nih kepada ybs, Ketika sepeda motor saya miringkan dengan standard samping & berniat untuk menanyakan kepada ybs, tiba-tiba lampu hijau sudah menyala, & para pengendara sudah tat tet tot tat…tat tet tot…dari belakang.

Saya kembali menaiki sepeda motor & menarik gas begitu dalam dengan bermaksud mau memberikan ruang bagi ybs untuk mendahului, namun entah kenapa pengendara tersebut tidak mau mendahului saya & berusaha mengatur kecepatan dengan sepeda motorku walaupun jalur dari sebelah kanan cukup luas baginya untuk mendahului saya, saya tadinya mau menepi & berhenti sebentar agar ybs mendahului saya, tetapi ada keanehan, ybs tetap tidak mau mendahului, karena perasaan tidak tenang akhirnya motor saya rem mendadak dengan cara mengayun sepeda motor & pada saat yang bersamaan sepeda motornya terbentur dengan box motor saya, rasain loe dalam hati!!! dapat jatah juga loe tuh…saya mundurin sepeda motor sedikit agar persis berada disampingnya, hei’ maksud loe apa sih??? koq’ sampai tiga kali loe menabrak sepeda motorku!!! maksud loe apa sih sebenarnya??? loe lagi mabuk atau bukan sih???

Maaf’ ada lubang pak…hah!!!! lubang??? jangan mencari alasan yang mengada-ada loe yah??? saya perhatikan mulai tabrakan yang pertama hingga yang ketiga persis di zebra cross sana tidak ada lubang yang saya lalui dan loe selalu berada persis dibelakang saya. Hei’ loe jangan mencari gara-gara dijalanan yah??? Kalau loe lagi mabuk, jangan berkendara dong!!! berbahaya buat pengendara yang lain. Dia hanya diam & sepertinya tidak mau ngomong lagi, tadinya kalau masih melawan, pengan juga memberikan tamparan dengan tangan kiri ke helmnya, tetapi hati ini tidak tega karena melihat tampangnya yang hanya diam membisu, sementara orang yang dia bonceng, bertubuh tinggi besar serta berkumis tebal tidak ngomong sama sekali & anehnya
seolah mereka tidak merasa bersalah sama sekali.

Ditengah perbincangan tersebut, akhirnya satpam yang membantu lalu lintas didepan mall ambasador datang menghampiri kami, jalan pak-jalan pak, macet dibelakang tuh, sebentar dulu pak, ini ada orang mabuk & harus disadarkan dulu, sahut saya, karena dia sudah 3 kali menabrak saya, maaf pak, saya tidak sengaja katanya, Sudah jalan sana!!!, tidak sengaja tetapi loe membawa kendaraan dalam keadaan mabuk, bentak saya,

Akhirnya ybs pun melanjutkan perjalanannya, setelah melihatnya jauh didepan, perjalanan pun saya lanjutkan kembali.

Published in: on 3 Maret 2011 at 10:26 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  

Mengembalikan Tampilan Foto Profil Facebook yang Terblokir


Pada browser firefox

Tools >
Options >
Load Images Automatically >
Excrptions >
Remove All Sites >

Beres:-)

Published in: on 4 Februari 2011 at 11:59 pm  Comments (4)  

Kenapa Berpelukan Bikin Orang Merasa Lebih Baik?


Jakarta, Belaian, sentuhan dan pelukan diketahui bisa mengurangi stres dan menghilangkan rasa sakit. Bagaimana pelukan bisa membuat seseorang merasa lebih baik?

Peneliti menunjukkan memegang tangan orang yang dicintai bisa mengurangi rasa sakit dan juga stres atau tekanan. Peneliti dari University of California mengungkapkan bagi perempuan, sentuhan atau melihat orang yang dicintainya bisa menjadi anestesi tersendiri baginya. Bahkan foto orang yang dicintai sudah cukup berpengaruh.

Dalam studi ini peneliti melibatkan 25 relawan yang kebanyakan mahasiswa dan memiliki hubungan yang baik dengan pacarnya minimal 6 bulan.

Hasil studi menunjukkan perempuan yang diberikan sedikit rasa terbakar akan berkurang ketidaknyamanannya dengan cara melihat foto pacarnya. Efek anestesi serupa juga ditemukan jika seseorang berpegangan tangan dengan pasangannya ketika ada rangsangan rasa panas yang agak menyakitkan.

Selain itu diketahui rasa nyeri yang timbul akan lebih sedikit terasa ketika seseorang memegang tangan atau memeluk orang yang dicintai atau dipercayainya, dibandingkan dengan memegang tangan orang lain atau bola.

Hasil ini juga sekaligus menjelaskan mengapa seorang ibu bisa memberikan kenyamanan yang baik untuk anaknya dengan memberikan pelukan atau menciumnya, seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (4/2/2011).

Beberapa pengobatan penyakit fisik memasukkan pelukan sebagai salah satu bantuan, karena sentuhan yang terjadi bisa merangsang ujung saraf sehingga membantu mengurangi rasa sakit yang membuat pasien merasa lebih baik.

Terapi sentuh diakui bisa membantu proses penyembuhan karena dapat menimbulkan kenyamanan dan melepaskan hormon oksitosin. Sentuhan digunakan untuk membantu menghilangkan rasa sakit, depresi, kecemasan serta membantu bayi prematur untuk terus tumbuh dan berkembang.

Memeluk bisa memberikan emosi positif yang membuat orang merasa lebih baik karena memiliki efek menenangkan dan juga mengurangi kadar stres. Hal ini juga berlaku jika seseorang memeluk binatang kesayangannya.

detikHealth

Published in: on 4 Februari 2011 at 4:06 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
%d blogger menyukai ini: